Kamis, 24 Juli 2014

Laporan Tentang Khasiat Akar Ilalang

SEJUTA KHASIAT  DARI ILALANG
A.NAMA ALANG-ALANG DARI BERBAGAI DAERAH
      
Kerajaan:
Divisi:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
I. cylindrica
Imperata cylindrica
(L.) Beauv.

Alang-alang
 atau ilalang ialah sejenis rumput berdaun tajam, yang kerap menjadigulma di lahan pertanian. Rumput ini juga dikenal dengan nama-nama daerah sepertialalang, halalang (Minangkabau.), lalang (Melayu., Madura., Bl.), eurih (Sunda.), rih (Batak.), jih (Gayo), re (Sasak.,Sumbawa), rii, kii, ki (Flores), rie (Tanimbar), reya (Sulsel), eri, weri, weli (Ambon danSeram), kusu-kusu (Menado, Ternate dan Tidore), nguusu (Halmahera), wusu, wutsu(Sumba) dan lain-lain. Orang-orang Sumatra pada umumnya mengenal tanaman alang-alang dengan sebutan Laturui, di daerah jawa barat (Sunda) lebih dikenal dengan sebutan tangkal eurih, di jawa orang menyebutnya lagangan, kambengan atau alang-alang saja, dan masih banyak lagi nama-nama daerah lainnya.
Nama ilmiahnya adalah Imperata cylindrica, dan ditempatkan dalam anak sukuPanicoideae. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai bladygrass, cogongrass, speargrass, silver-spike atau secara umum disebut satintail, mengacu pada malai bunganya yang berambut putih halus. Orang Belanda menamainya snijgras, karena sisi daunnya yang tajam melukai.

B.CIRI-CIRI
Rumput menahun dengan tunas panjang dan bersisik, merayap di bawah tanah. Ujung (pucuk) tunas yang muncul di tanah runcing tajam, serupa ranjau duri. Batang pendek, menjulang naik ke atas tanah dan berbunga, sebagian kerapkali (merah) keunguan, kerapkali dengan karangan rambut di bawah buku. Tinggi 0,2 – 1,5 m, di tempat-tempat lain mungkin lebih.
Helaian daun berbentuk garis (pita panjang) lanset berujung runcing, dengan pangkal yang menyempit dan berbentuk talang, panjang 12-80 cm, bertepi sangat kasar dan bergerigi tajam, berambut panjang di pangkalnya, dengan tulang daun yang lebar dan pucat di tengahnya. Karangan bunga dalam malai, 6-28 cm panjangnya, dengan anak bulir berambut panjang (putih) lk. 1 cm, sebagai alat melayang bulir buah bila masak.

Meskipun tanaman ini sudah tidak asing lagi bagi kita tapi mungkin bagi sebagian kalangan tanaman ini ada yang tidak tau bahkan belum pernah melihatnya, sebelum menggali manfaat
 akar alang-alang sebagan tanaman obat saya akan menguraikan sedikit gambaran dan ciri-ciri tanaman akar alang-alang bagi mereka yang belum tau. Secara fisik tanaman akar alang-alang termasuk ke dalam bangsa rumput-rumputan, tumbuh merayap di tanah. Sifat tanaman alang-alang adalah tanaman ini tidak suka tumbuh lahan-lahan yang gersang serta banyak bebatuan, tanaman rumput ini lebih menyukai hidup di lahan-lahan yang subur baik itu lahan yang lembab atau kering. Di alam bebas tanaman ini tumbuh pada ketinggian 2700 m di atas permukaan laut, biasanya tumbuh liar di lahan-lahan kosong, pingir-pingir jalan, pinggir pesawahan dan ladang yaitu tempat-tempat yang mendapatkan suplai sinar matahari banyak.
·           Daun alang-alang
Daun tanaman alang-alang memiliki bentuk memanjang seperti pita dan berjenis tunggal, pangkalnya saling menutup. Daun alang-alang memiliki warana hijau ada juga yang kemerah-merahan jika umurnya sudah tua, ujung daun runcing dan tajam serta berdiri tegak dan kasar, harus hati-hati jika kita mendekat dan bersentuhan dengan tanaman ini karena daunnya bisa melukai kulit kita dan timbul rasa gatal.
·         Bunga alang-alang
Bunga tanaman alang-alang mempunyai susunan bulir yang majemuk serta agak memguncup, panjang daun bisa tumbuh dari 6 – 28 cm. Di dalam setiap cabangnya terdiri dari 2 bulir.
·         Tangkai alang-alang
Tangkai bunga alang-alang biasanya mempunyai diameter tangkai 1 – 3 mm, pada bagian kepala putik memiliki bentuk menyerupai bulu ayam.
Tanaman yang dikenal sebagai gulma liar dan sulit diberantas itu mudah ditemui di berbagai tempat. Perkembangbiakannya sangat cepat melalui biji yang diterbangkan angin. Daerah kering yang mendapat banyak mendapat sinar matahari seperti ladang, pinggir jalan, dan padang rumput merupakan tempat tumbuh yang cocok. Sosok pohon setinggi 30-180 cm, dapat tumbuh hingga ketingggian 1-2700 m dpl.
Anggota keluarga rumput-rumputan itu memiliki rimpang kaku, tumbuh menjalar, panjang, padat, berbuku-buku, dan be3rambut jarang. Daun lurus sepanjang 180 cm, lebar 3 cm, tegak, berujung runcing, dan berambut jarang. Bunga berupa bulir majemuk bertangkai panjang, warnanya putih, dan mudah rontok jika tertiup angin.
Rimpang dan akar alang-alang berkhasiat untuk obat. Akar alang-alang berkhasiat untuk obat. Akar alang-alang mengandung manitol, glukosa, sakarosa, asam malat, asam sitat coixol, arundoin, silindrin, fernenol, simiarenol, dan anemonin. Rebusan akar alang-alang berguna untuk menurunkan panas, menghilangkan bau badan, meredakan bengkak karena peradangan, menymbuhkan infeksi, demam, batuk, tekanan darah tinggi, sakit kuning, menghentikan pendarahan, sesak, dan batuk.


C.SEJARAH/PENYEBARAN
Alang-alang dapat berbiak dengan cepat, dengan benih-benihnya yang tersebar cepat bersama angin, atau melalui rimpangnya yang lekas menembus tanah yang gembur. Berlawanan dengan anggapan umum, alang-alang tidak suka tumbuh di tanah yang miskin, gersang atau berbatu-batu. Rumput ini senang dengan tanah-tanah yang cukup subur, banyak disinari matahari sampai agak teduh, dengan kondisi lembap atau kering. Di tanah-tanah yang becek atau terendam, atau yang senantiasa ternaungi, alang-alang pun tak mau tumbuh. Gulma ini dengan segera menguasai lahan bekas hutan yang rusak dan terbuka, bekas ladang, sawah yang mengering, tepi jalan dan lain-lain. Di tempat-tempat semacam itu alang-alang dapat tumbuh dominan dan menutupi areal yang luas.
Sampai taraf tertentu, kebakaran vegetasi dapat merangsang pertumbuhan alang-alang.[1] Pucuk-pucuk ilalang yang tumbuh setelah kebakaran disukai oleh hewan-hewan pemakan rumput, sehingga lahan-lahan bekas terbakar semacam ini sering digunakan sebagai tempat untuk berburu. Alang-alang termasuk tumbuhan obat dari keluarga rumput-rumputan (Gramineae). Dikenal sebagai ilalang, karena sukanya melanglang liar di kawasan tropis dan subtropis Afrika, sebagian India, Asia Tenggara, Australia, bahkan tersebar luas di Amerika Utara sampai Selatan, dan di daerah panas pada garis lintang 450 derajat di Selandia Baru dan Jepang.
Di Filipina, akar alang-alang banyak digunakan untuk mengobati disentri. Sedangkan di Malaysia dimanfaatkan sebagai obat diare dan penyakit kelamin gonorrhoea. Di Papua dan Papua New Guinea, digunakan sebagai pembersih darah, obat ginjal, dan penghilang gangguan kandung kencing. Di Brunei, rebusannya dipercaya dapat menurunkan demam (febrifuga).
Matsunaga dan kawan-kawan dalam Journal of Natural Products (1995) menyatakan, akar alang-alang mengandung senyawa eter biphenyl jenis cylindol A dan B. Senyawa cylindol A memperlihatkan aktivitas antiradang. Ada juga senyawa imperanene yang dapat mencegah pembekuan darah dalam pembuluh darah kelinci. Serta cylindrene dan graminone B yang berpengaruh mencegah penyempitan pembuluh nadi.

Alang-alang menyebar alami mulai dari India hingga ke Asia timur, Asia Tenggara, Mikronesia danAustralia. Kini alang-alang juga ditemukan di Asia utara, Eropa, Afrika, Amerika dan di beberapa kepulauan. Namun karena sifatnya yang invasif tersebut, di banyak tempat alang-alang sering dianggap sebagai gulma yang sangat merepotkan.
D.JENISNYA
 Marga Imperata memiliki anggota sekitar 8 atau 9 spesies. Selain Imperata cylindrica, beberapa jenis yang lain misalnya:
·         Imperata brasiliensis - Brazilian bladygrass, Brazilian satintail
·         Imperata brevifolia - California satintail
·         Imperata conferta - plumegrass, kunay grass
·         Imperata contracta  guayanilla

F.KANDUNGAN

Dibalik  kejamnya tanaman ini  terkandung bahan yang dapat dimanfaatkan untuk  kesehatan tubuh. Akar alang-alang mengandung Air (81,00714% ), Karbohidrat(6,3072%),Serat (5,8580%), Abu (1,1301%), monitol, senyawa K, sakarosa, glukosa, malic acid, citric acid, arundoin, cyllindrin, fernenol, simiarenol, anemonin yang berguna untuk memperlacar pengeluaran air seni (diuretik), menurunkan panas (antipiretik) dapat menurunkan tekanan darah tinggi meluruhkan kencing. Serta mencegah dan mengatasi penyempitan pembuluh darah, memperlancar peredaran darah, bengkak karena peradangan ginjal akut, infeksi saluran kemih, muntah darah, batuk darah, air kemih. Bahkan berdasarkan penelitian akaralang –alang dapat menyembuhkan  sakit kuning (hepatitis). Manfaat akar alang-alang sebagai tanaman obat alami bukanlah suatu kebetulan semata, seperti halnya tanaman adas dan tanaman akar wangi menurut hasil penelitian para ahli tanaman, ada banyak kandungan kimiawi yang terdapat di dalam akar dan batang tanaman alang-alang. Tanaman rumput ini memiliki kandungan glukosa, mengandung malic acid, terdapat kandungan citric acid. Selain itu pada akar alang-alang juga terdapat kandungan kimia coixol, arundoin,cylindrin, fermenol, simiarenol serta kandungan anemonin. Bagian tanaman alang-alang yang sering diperginakan untuk pengobatan adalah bagaian akar(rimpang), bagian daun serta bagian bunganya. Alang-alang mengandung manitol, glukosa, sakharosa, citric acid, malic acid, cylindrin, fernenol, coixol, arundoin, anemonin, simiarenol, damar, logam alkali, dan asam kersik. Kandungan tersebut menjadikan alang-alang bersifat menurunkan panas ( antipiretik ), meluruhkan kemih ( diuretik ), menghentikan pendarahan ( hemostatik ), dan menghilangkan haus. disampin itu alang-alang juga memiliki sifat manis dan sejuk. Efek pengobatan tumbuhan ini memasuki meridian paru-paru, lambung, dan usus kecil. Dengan sifat diueretik yang melancarkan air kencing, ilalang juga berkhasiat menyembuhkan penyakit radang ginjal dan merupakan obat batuk.
G.MANFAAT
Secara umum, alang-alang digunakan untuk melindungi lahan-lahan terbuka yang mudah tererosi. Kecepatan tumbuh, jalinan rimpang alang-alang di bawah tanah, serta tutupan daunnya yang rapat, memberikan manfaat perlindungan yang dibutuhkan itu.
Di Bali dan Indonesia timur umumnya, daun alang-alang yang dikeringkan dan dikebat dalam berkas-berkas digunakan sebagai bahanatap rumah dan bangunan lainnya. Daun alang-alang juga kerap digunakan sebagai mulsa untuk melindungi tanah di lahan pertanian. Serat halus dari malai bunganya kadang-kadang digunakan sebagai pengganti kapuk, untuk mengisi alas tidur atau bantal.
Rimpang dan akar alang-alang kerap digunakan sebagai bahan obat tradisional, untuk meluruhkan kencing (diuretika), mengobati demam dan lain-lain.
Sejumlah kultivarnya diseleksi untuk dijadikan rumput hias di taman-taman. Di antaranya adalah kultivar ‘Red Baron’ yang berdaun merah.

Berikut adalah sekumpulan
 25 manfaat dan khasiat obat herbal dari alang-alang bagi kesehatan :

1. Obat herbal Akar alang-alang dapat mengobati penyakit batu ginjal.

2. Obat herbal Akar alang-alang menyembuhkan infeksi ginjal.

3. Obat herbal Akar alang-alang mengobati kencing batu.

4. Obat herbal Akar alang-alang menyembuhkan penyakit batu empedu.

5. Obat herbal Akar ilalang mengobati keputihan.

6. Obat herbal Akar ilalang dapat  menyembuhkan air kencing berdarah.

7. Obat herbal Akar ilalang sebagai obat buang air kecil tidak lancar.

8. Obat herbal Akar ilalang menyembuhkan mimisan.

9. Obat herbal Umbi alang-alang menyembuhkan kencing terus-menerus.

10. Obat herbal Umbi ilalang mengobati penyakit prostat.

11. Obat herbal Rimpang alang-alang mengobati batuk rejan.

12. Obat herbal Rimpang ilalang mengobati sakit campak.

13. Obat herbal akar alang-alang mengobati sakit radang hati.

14. Obat herbal akar ilalang menyembuhkan sakit asma.

15. Obat herbal Akar alang-alang mengobati pendarahan pada wanita.

16. Obat herbal Akar ilalang menyembuhkan hepatitis.

17 Obat tradisional akar alang-alang menyembuhkan demam.

18. Obat herbal akar alang-alang menyembuhkan tekanan darah tinggi.

19. Obat herbal Akar ilalang mengobati urat saraf lemah.
20. Obat herbal Akar alang-alang mengobati penyakit radang paru-paru.

21. Obat tradisional akar ilalang menyembuhkan gangguan pencernaan.

22. Obat tradisional akar alang-alang mengobati diare.

23. Obat herbal akar ilalang menyembuhkan penyakit jantung koroner.

24. Obat herbal akar alang-alang mengobati penyakit batuk berdarah.

25 . Obat herbal akar alang-alang Mengobati muntah darah

H.RAMUAN

Cara mengolah manfaat akar alang-alang sebagai obat



Sebagai obat penyakit kencing berdarah
Caranya: 

  • Ambil akar alang-alang segar sebanyak kira-kira 100 gram
  • Kemudian cuci dan bersihkan akar alang-alang tersebut hingga bersih 
  • Rebus dengan 2 gelas air bersih, tunggu hingga mendidih sampai air rebusan tersisa setengahnya. 
  • Angkat dan dinginkan, saring air rebusan akar alang-alang untuk memisahkan ampasnya. 
  • Minumlah secara rutin 2 kali sehari
Untuk meluruhkan air seni
Caranya:

  • Ambil 40 sembalan rimpang alang-alang yang sudah kering kemudian potong kecil-kecil
  • Rebus rimpang yang sudah dipotong-potong tadi dengan air bersih sebanyak 2 gelas
  • Tunggu dan biarkan rebusan mendidih hingga air rebusan tersisa menjadi 1 gelas
  • Terakhir angkat, dinginkan dan saring ampasnya
  • Minumlah secara rutin 2 kali sehari
Sebagai obat penyakit ginjal akut
Caranya:

  • Ambil akar alang-alang yang segar kurang lebih sebanyak 60 – 120 gram
  • Potong-potong akar alang-alang menjadi ukuran kecil, kemudian cuci dan bersihkan
  • Rebus akar dengan air bersih sebanyak 3 gelas
  • Tunggu dan biarkan rebusan mendidih sampai air tersisa menjadi 1 gelas
  • Terakhir angkat, dinginkan dan saringlah air rebusan tadi untuk memisahkan ampas 
  • Minumlah secara rutin 2 kali sehari.
Mengatasi Mimisan 

Bagian yang bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional adalah akar alang-alang, atau sebagian orang menyebutnya sebagai umbi / rimpang alang-alang, baik yang segar atau yang sudah dikeringkan. Sifat diuretik mengeluarkan cairan tubuh yang tidak berguna untuk mengontrol darah tinggi. Sifat hemostatik yang bisa menghentikan pendarahan dapat mengatasi mimisan dan pendarahan di dalam tubuh. 

Ilalang berkhasiat meluruhkan air seni. Cara penyajian: 49 akar alang-alang kering dipotong kecil, rebus dengan 2 gelas air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas. Kemudian dinginkan dan saring, diminum 2 kali sehari. 

Ramuan ini juga bisa mengatasi air kencing berdarah. Caranya: sesendok makan penuh umbi alang-alang kering direbus dengan 2 gelas air, tambahkan 3 potong tang kwe ( manisan labu putih / beligu ) hingga air mendidih dan tersisa 1 gelas. Minum 2 kali sehari, niscaya menyembuhkan kencing berdarah dan menormalkan suhu badan. 
 Hepatitis akut dan menular

Cuci bersih 60 g akar alang-alang kering lalu rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Minum air rebusan 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas. Lakukan pengobatan selama 10 hari.
Kencing nanah

Cuci 300 g akar alang-alang segar sampai bersih, lalu potong-potong menjadi beberapa bagian. Rebus potongan akar tersebut dengan 8 gelas air sampai tersisa 5 gelas. Bagi menjadi 3 bagian yang sama, lalu minum 3 kali sehari masing-masing 1 bagian.
Muntah darah 

Cuci 30-60 g akar alang-alang segar sampai bersih, lalu potong-potong. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, minum sekaligus 1 kali sehari. Lakukan secara rutin sampai sembuh.


I.DAFTAR PUSTAKA




1 komentar: